Dunia 3D

3D Scanner Selamatkan Bangunan Bersejarah yang Terbakar

Peristiwa kebakaran seringkali menimbulkan kerusakan serius pada bangunan. Sehingga diperlukan upaya keras dalam proses rekonstruksi bangunan pasca kebakaran.

Hal ini akan terasa menyulitkan bila proses rekonstruksi tersebut dilakukan secara manual. Namun demikian, di era serba digital saat ini, hal tersebut dapat dijembatani melalui teknologi canggih yakni 3D scanner.

Teknologi pemindaian tiga dimensi ini sangat memungkinkan pengambilan data akurat dari kondisi bangunan pasca terjadi kebakaran, dengan cepat, efisien, aman dan bahkan bisa lebih detail.

Hasil pemindaian dari 3D scanner berbentuk model digital memudahkan para ahli dalam proses analisa tingkat kerusakan, tentunya hal ini berguna untuk proses perencanaan rekonstruksi. Hasil model digital dari 3D scanner juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung investigasi penyebab kebakaran dengan data yang objektif dan terukur.

Peristiwa Kebakaran Gereja Notre Dame Tahun 2019

Peristiwa terbakarnya Gereja Katedral Notre Dame pada 15 April 2019 silam menjadi salah satu pembuktian manfaat dari teknologi 3D scanner. Pasca kebakaran Gereja Notre Dame, yang termasuk dalam bangunan bersejarah ini masuk dalam kategori kebakaran terbesar di dunia. Kebakaran tersebut menghanguskan hampir seluruh bangunan gereja. Artinya pembangunan gereja bersejarah yang telah berumur 850 tahunan ini harus dimulai dari nol.

Namun, berkat kehadiran 3D scanner memudahkan proses rekonstruksi. Pembangunan gereja tersebut tidak perlu dilakukan dari nol. 3D scanner telah menyelamatkan bentuk model asli gereja tersebut. Para ahli tak perlu mencanangkan dari nol proses renovasi bangunannya.

Fungsi 3D Scanner untuk Rekonstruksi Bangunan yang Terbakar

Sejatinya 3D scanner memiliki fungsi untuk memindai objek menjadi model digital. Sehingga dalam peristiwa kebakaran sebuah bangunan tentu hal ini memudahkan proses pemodelan konstruksi bangunan, tanpa harus menggambarnya dari awal. Fungsi 3D scanner tersebut diantaranya yakni :

1. Alat Dokumentasi Cepat dan Akurat

    3D scanner memungkinkan proses dokumentasi bangunan secara cepat dan akurat, real time dan juga detail. Tidak perlu menunggu proses manual dan pengkuran satu persatu. Hasil dari 3D scanner berupa peta digital yang dapat memperlihatkan bentuk dan kondisi sebenarnya dari sebuah bangunan pasca terjadinya kebakaran.

    2. Membantu Analisa Kerusakan Struktur

      Melalui bantuan 3D scanner para alhi stuktur bangunan dapat menganalisa kerusakan pada elemen bangunan seperti dinding, kolom bahkan hingga ke atap. Setelah jadi hadil pemodelannya, hal ini membantu proses analisa bagian-bagian yang masih dinyatakan aman dan mana yang harus proses pemugaran.

      3. Mendukung Proses Investigasi Penyebab Kebakaran

        Data hasil pemindaian 3D juga dapat difungsikan oleh tim investigasi. Para ahli investigasi dapat mempelajari pola kerusakan dan arah penyebaran api sebagai langkah memprediksi sumber kebakaran secara ilmiah. Hal ini meminimalisir peran foto atau video rekam, seperti CCTV dan juga saksi.

        4. Perencanaan Rekonstruksi Bangunan

          Hal utama dari peran 3D scanner adalah untuk membantu proses perencanaan perbaikan atau renovasi. Hasil pindai model digital memungkinkan arsitek dan kontraktor melakukan proses desain ulang melihat dari kondisi terkininya, pasca kebakaran. Tentu proses ini menjadi lebih efisien, menghemat biaya, serta meminimalisir kesalahan dalam pengukuran.

          5. Alat Bukti yang Faktual

            Model digital hasil olah dari 3D scanner juga menjadi alat bukti sah atau faktual dari kondisi bangunan pasca terbakar. Hal ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu kelengkapan dokumen untuk proses klaim asuransi jika diperlukan.

            Penulis : Tim Evolusi 3D
            Penyunting : nus