Industri kereta api di Jepang dikenal memiliki standar keamanan juga keselamatan yang sangat ketat.
Tidak mudah bagi perusahaan manufaktur di Jepang untuk menembus kerja sama dengan industri kereta api di sana. Pasalnya, industri penyedia komponen kereta api di Jepang harus memahami betul aturan standar ketahanan spare part yang digunakan dalam armada kereta api Jepang.
Namun, hembusan angin segar terdengar di awal 2026 ini. Di mana perusahaan sektor transportasi di Jepang membuka lampu hijau bagi inovasi baru. Adalah Roboze, sebuah perusahaan produsen printer 3D beruntung bisa menembus industri kereta api di Jepang. Pasalnya, Roboze, perusahaan yang bermarkas di Italia ini berhasil mengantongi sertifikasi Nannen-Sei, untuk material ULTEM 9085 yang digunakan pada printer flagship mereka ; ARGO 500 dan ARGO 1000.
Sertifikasi ini bukan sembarang izin. Di Jepang, standar ini adalah syarat mutlak bagi komponen interior kereta api (seperti panel, saluran udara, dan pelapis) untuk memastikan ketahanan tinggi terhadap api (combustion resistance).

Sertifikasi Standar Keamanan dan Keselamatan Dianggap Penting
Selama ini di beberapa negara, komponen kereta api sering kali diproduksi secara massal. Metode yang digunakan pun konvensional, jelas memerlukan waktu produksi yang lama dan biaya logistik besar.
Masuknya teknologi Additive Manufacturing (AM) dari Roboze, diyakini bakal membawa perubahan. Beberapa prediksi perubahan yang terjadi yakni produksi didasarkan kebutuhan, artinya perusahaan kereta api kini mampu mencetak suku cadang hanya ketika dibutuhkan saja. Dengan demikian tak ada lagi perhitungan biaya untuk mencetak stok suku cadang yang tak dibutuhkan.
Pengunaan material berkualitas super seperti ULTEM 9085 memungkinkan komponen yang dibuat jadi lebih ringan, tentu tetap memiliki kekuatan logam. Hal ini membuat konsumsi energi yang dibutuhkan untuk menggerakkan kereta api menjadi hemat.
Akurasi tinggi jelas menjadi pertimbangan utama. Pasalnya Japan Railway Rolling Stock Machinery Association telah membuktikan bahwa hasil cetak dari filamen (ARGO 500) maupun pelet (ARGO 1000) memiliki kualitas cetak konsisten dan stabil.

Memangkas Birokrasi Logistik yang Rumit
Bagi raksasa transportasi di Jepang, kecepatan adalah segalanya. Pihak Roboze melalui Davide Schiena menjelaskan yang dapat diartikan bahwa keberhasilan menembus pasar Jepang yang sangat regulatif adalah bukti validasi global.
Dengan sistem ARGO, proses pemeliharaan (maintenance) kereta bisa dilakukan lebih cepat. Jika ada panel yang rusak, teknisi tidak perlu menunggu pengiriman berbulan-bulan. Cukup kirim desain digital ke printer 3D, dan komponen siap dipasang dalam hitungan jam atau hari. [nus/EV3D]