Dunia 3D

Memecahkan Tantangan Inspeksi Produksi Via Digitalisasi 3D

Dalam dunia manufaktur modern, akurasi dan efisiensi dalam sebuah proses inspeksi menjadi hal utama yang harus diperhatikan, untuk mempertahankan kualitas dan efisiensi.

Dalam penulisan studi kasus kali ini, kami akan berbagi tips mengenai sebuah perusahaan produsen mesin asal Italia, Officine Forgiarini. Perusahaan yang berdiri sejak 1962 ini telah berhasil memecahkan tantangan inspeksi dalam proses produksi melalui cara digitalisasi 3D berpresisi tinggi.

Masalah Pengembangan Bisnis

Dalam studi kasus ini akan dibahas singkat mengenai kurangnya metode inspeksi yang baik untuk peralatan berat.

Ada banyak komponen yang dibuat oleh perusahaan yang telah berdiri 63 tahun ini dalam proses produksi mekanis berukuran besar. Ada metode yang kurang layak untuk menginpeksi apakah bagian yang diproduksi memenuhi standar? Terutama ukuran diameter dasar sebuah ring, dan lain sebagainya. Hal ini tentu berpengaruh terhadap performa dalam proses setelahnya.

Jika suku cadang tidak layak, proses perakitan tidak akan berhasil dan perlu diulang, akibatnya memperpanjang waktu kerja dan menghambat pengiriman dalam jangka waktu yang telah disepakati.

Solusi : Digitalisasi 3D dengan Tingkat Presisi Tinggi

Ada solusi yang dapat diterapkan dalam permasalahan ini. Inspeksi suku cadang yang cepat dan memiliki tingkat presisi tinggi adalah cara yang tepat untuk mengatasi masalah ini. Freescan dilengkapi dengan Digimetric merupakan solusi tepat mengatasi hal ini.

Officine Forgiarini mengambil langkah untuk berkolaborasi dengan SHINING 3D, dengan menambahkan 3D scanner hand-held FreeScan dan sistem fotogrametri pada sistem kerja mereka.

Contoh Operasi pada Bagian Turbin Kaplan

Turbin Kaplan adalah jenis turbin air reaksi yang dirancang khusus untuk mengubah energi aliran air berkecepatan rendah menjadi energi putar yang digunakan untuk menghasilkan listrik.

Proses inspeksi pada kinerja alat ini langkah awalnya yakni dengan mendokumentasikan atau memfoto seluruh bagian dengan kamera profesional. Dengan tujuan menciptakan marker spasial pada sebuah bagian.

Fotogrametri : Dalam proses 3D scanning pada objek besar, kesalahan berulang dapat terjadi selama proses penyambungan setiap frame pada proses scan. Menggunakan fotogrametri untuk mendapatkan informasi marker yang menyeluruh dapat menghasilkan sistem koordinat terpadu dan menghilangkan kesalahan yang berulang, sehingga memastikan kontrol akurasi 3D scanning pada objek besar.

Sumber gambar : simscale-com.

Sementara itu, 3D printer berfungsi untuk mengurangi penghematan material untuk prototyping. Contohnya, dalam pencetakan monoblok konvensional untuk roda berbahan dasar alumunium, ada sekira 80 persen material yang terbuang, dengan total berat 100 pon. Sehingga pada kenyataannya produk akhir yang terpakai sebenarnya hanya 20 persen saja.

Hal ini bisa diminimalisir dengan penggunaan 3D printing. Penggunaan 3D printing berhasil menekan material yang terbuang, dengan total hanya sebesar 5 persen saja. Material tersebut juga masih dapat didaur ulang. Ditambah dengan material 3D print yang terbilang lebih murah dibandingkan dengan material alumunium.

Simulasi Desain Otomotif dengan Teknologi 3D Syncronus

Dengan teknologi simulasi memungkinkan teknisi untuk mengidentifikasi masalah yang akan terjadi ketika prototype akan diproduksi (manufaktur), Hal ini memungkinkan pemotongan biaya dan waktu dalam proses R&D. Selain itu teknologi yang dimiliki oleh solid edge, salah satu software CAD dengan fitur paling lengkap adalah fitur syncronus. Dengan fitur ini proses simulasi akan relatif lebih cepat.

Syncronus sendiri adalah fitur untuk mempermudah teknisi merubah desain sesuai dengan kebutuhan. sebagai contoh, simulasi yang dilakukan untuk melihat kekuatan dari body kendaraan yang dibuat serta berapa banyak material yang dibutuhkan, akan memberikan informasi berupa seberapa kuat dan berapa material yang dibutuhkan untuk diproduksi. Dengan begitu, teknisi dapat membuat perubahan model dengan syncronus dan mendapatkan hasil yang kuat namun dengan material lebih sedikit.

Sumber : Officine Forgiarini
Ditulis ulang oleh : Tim Evolusi 3D
Penyunting : nus